Bersabar dalam Mengajar dan Belajar

Bersabar dalam Mengajar dan Belajar

Adakah dari kita yang mengenal seorang guru yang bersabar mengajari santrinya yang tak mudah paham, bahkan hingga diulang sampai 40 kali?

Atau, seorang santri nan sabar belajar kendati tak mudah paham pelajaran, meskipun sudah diulang 40 kali; ia pun malu dan keluar majlis.

Dewasa kini, amatlah susah mendapati seorang guru yang penyabar seperti itu | tiada pula kita mudah mendapati seorang murid yang sabar belajar, kendati lambat memahami pelajaran yang dikajinya.

Namun, tahukah kita, ternyata kisah guru dan murid seperti itu pernah terjadi?

Sang guru itu ialah Asy-syafii dan si murid itu ialah Ar-Rabi bin Anas, Rahimahumallah Rahmatan Wasiah.

Kisah tersebut terabadikan dalam Thabaqatusy Syafi’iyah karya Imam As-Subki.

Dalam penggalannya, beliau berkisah; sungguh Rabi bin Sulaiman ialah orang yang lambat memahami perkara | dalam satu perkara, Imam Asy-Syafii mesti mengulang-ulang hingga 40 kali.

Meski sudah sebanyak itupun diajari, ianya belum jua paham | hingga ia pun bangkit dari tempat duduknya, tersebab malu.

Di saat kondisi sudah sepi, Asy-Syafii memanggil Rabi dan mengulangi kembali penjelasannya, hingga paham | beliau berkata; duhai Rabi, jika aku bisa menyuapkan ilmuku kepadamu, pasti akan aku suapkan.

Begitulah sang guru mengajarkan kesabaran akan regukan ilmu.

Akhukum, @rikinasrullah